Posted by: anaktangguh | October 31, 2008

Perayaan WORLD PEACE DAY

Sanggar, 21 September 2008

Pada hari minggu, 21 September 2008, adalah hari World Peace Day, atau hari perdamaian dunia. Yoshiko, Koordinator world Peace Day, mengingatkan kita bahwa tanggal 21 September adalah hari perdamain dunia…..    so…   Diadakanlah perayaan World Peace Day di sanggar.

Perayaan World Peace Day, merupakan rangkaian acara yang sudah dilaksanakan dari tanggal 27 Agustus 2008. Dimana pada tanggal, 27  Agustus 2008, anak- anak dikunjungi oleh 8 orang mahasiswa dari Hirosima University, Jepang. Mahasiswa dari Jepang tersebut berbagi cerita tentang bahayanya Bom Atom Yang menimpa Kota Hirosima dan mereka pun mengkampanyekan “Peace Education”

Pada hari Minggu, tanggal 21 September 2008, acara Perayaan Hari Perdamaian Dunia, dimulai dengan Doa bersama, Yang diikuti semua anak dan semua orang tua anak, yang kebetulan datang dan menemani anaknya belajar di  sanggar. Doa dipimpin pak Cok Raka.

Doa bersama dilakukan sekitar jam 09.50. Setelah doa bersama, dalam sambutanya Yoshiko mengingatkan kembali dalam hari perdamaian dunia tidak ada yang bertengkar, anak-anak dapat mengingatkan  ortunya untuk tidak bertegang-tegang, mengingatkan  mereka untuk hidup rukun, bahkan PBB sendiri mengintruksikan gencatan senjata pada hari World Peace Day, “Say No To WAR”

Sekitar pukul 10 pagi, setelah  doa bersama, anak-anak melukis di kanvas sepanjang 16 meter x 1 meter, yang dikoordinir oleh Adi. Temanya tentang peace, mereka bisa gambar apa saja, dengan warna apa saja. Warna dicampur oleh  bli Kacir, seorang pelukis dan pemilik kios di dekat Pasar Seni Guwang.

Sekitar  jam 12 siang, anak-anak melakukan acara rutinya yaitu makan siang bersama dan berbagi cerita sederhana, mulai dari dongeng atau kejadian sederhana, yang mereka alami di pagi harinya.  (story telling dan lunch together), konsep ini diadopsi dari buku yang berjudul ‘totto chan’, karya Tetsuko Kuroyanagi, dimana tujuanya untuk menumbuhkan semangat solidaritas dan belajar bersosialisasi di kalangan anak.

Sekitar jam 3 sore, anak-anak membaca tulisan tentang perdamaian. Setap anak, khususnya anak – anak kelas lima sampai SMP, diwajibkan membuat karangan tentang harapan ataupun imajinasi mereka tentang perdamaian dan dunia yang damai.

OM shanthi Shanthi Shanthi Om,

Semoga damai di hati dan damai di dunia, dan ajaran Nir-kekerasan yang diajarkan “Mahatma Gandhi” dapat kita amalkan.  .  .  .

Meca

 


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: