Posted by: anaktangguh | October 31, 2008

Sand an Creativity, minggu 28 september 2008.

Pada hari minggu sore sekitar jam 3, Sanggar Anak Tangguh ramai sekali. Biasanya pada sore hari sanggar dipenuhi anak-anak kelas lima, enam dan SMP. Tapi hari ini agak beda. Anak-anak ramai mulai dari TK sampai Kelas VI dan anak-anak SMP. Yang buat tambah rame banyak bokap – nyokap anak – anak yang hadir di sanggar.

Ya….. Hari ini sesuai yang dimukan seminggu sebelumya mereka akan belajar di pantai. Sesuai dengan semangatnya yaitu sanggar dikolola secara gong royong ; maka sore ini anak-anak yang berjumlah 98 anak menaiki mobil yang dipinjamkan oleh Bapak Darsana, Seorang pedagang lukisan di pasar seni Guwang, Made Kardana yang juga seorang pedagang di pasar seni Guwang dan mobil bapak Parta salah seorang orang tua  siswa di sanggar. Perjalanan cukup ramai karena beberapa anak dibonceng dengan motor oleh bapak atau ibunya.

Acara di pantai,

Setelah turun dari mobil, semua anak berbaris dan dikelompokan sesuai kelas. Anak-anak dibagi menjadi 3 kelompok. Kelompok I terdiri dar kelas  0 sampai 3,kelompok 2 terdiri dari  anak kelas IV- VI, dan kelompok III terdiri dari anak SMP. Setiap kolompok dipimpin oleh ketua regunya masing-masing. Sebelum acara “Cleaning the Beach” dimulai anak-anak duduk melingkar dan dijelaskan ; pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan bahaya kalau membuang sampah sembarangan. Mereka juga dijelaskan untuk memisahkan sampah organic dan anorganik. Kemudian mereka membersihkan pantai.

Benar saja hal yang tidak diharapkan terjadi 3 orang anak telapak kakinya terkena pecahan Botol. Pecahan botol yang tajam itu tertimbun pasir. Panitia dan orang tua anak-anak menyisir pasir dan ketemu sebuah pecahan botol. Untung panitia sudah siapkan betadin dan P3K.

Setelah bersih – bersih pantai, anak-anak diajak bermain “Sand and Game” anak-anak disuruh gerakan kaki-tangan dan seluruh anggota tubuhnya dengan bahasa ingris yang dikomandoi ibu Suzane , seorang relawan dari Ingris. Kelompok yang lain berlomba lari, juga semua aba-abnya pakai englis. Kelompok anak SMP bermain “ Sand and Creatyvity” mereka berkolompok masing-masing  3 orang. Setiap kelompok membuat satu patung pasir sesuai kesepakatanya. Ada yang buat patung pasir berbentuk kura-kura, pagoda, candi Borobudur, dan ada yang buat patung komodo, ada juga yang buat CRET Nong (semacam Balinesse Architecture Game) yang biasa dibuat oleh anak-anak ketika mereka mandi di sungai.

Setelah mereka berenang di muara sungai (loloan dalam bahasa balinya) dan matahari mulai tengelam di upuk barat. Kurang lebih sekitar jam 6 sore anak-anak pulang ke sanggar. Di sanggar puluhan orang tua sudah menanti anaknya……..

Meca


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: