Posted by: anaktangguh | March 29, 2010

One Month, Party Mural With Children “Pendidikan Untuk Persahabatan”

Akhirnya, berjalan juga proses pembuatan mural di sepanjang jalan menuju Sanggar Anak Tangguh. Pembuatan mural sudah direncanakan sejak beberapa bulan sebelumnya. Disela-sela kesibukan anak-anak membuat “Ogoh-Ogoh” patung raksasa yang diarak keliling desa dalam rangkaian acara Nyepi, mereka selalu mendesak ……… kapan buat mural, kapan kita mulai melukis dinding.  Saking tidak sabarnya anak-anak nekat membeli pilok dengan menulis dinding sepanjang Jalan ke sanggar, padahal mereka belom minta ijin kepada pemilik dinding. So … kondisi ini mendesak kami untuk minta ijin kepada pemilik rumah disepanjang jalan menuju ke sanggar. Syukur yang punya dinding mengijinkan kita untuk menggambar, dengan satu syarat gambar dan kata-katanya ngak boleh beraroma pornografi.

Diskusi, negosiasi berjalan, setelah semua sepakat, akhirnya mural pun dimulai hari, Minggu pagi, tanggal 6 Maret. Inisiator dan korlap dipegang oleh “Bayak” seorang seniman yang juga berasal dari desa Guwang. So…. “Bayak” mengumpulkan anak-anak di aula sanggar dengan memberikan penjelasan apa itu mural, mengapa menggambar mural, dan yang paling menarik bagi anak-anak ketika kakak “Bayak” memberikan beberapa print out dan contoh-contoh karya mural dari berbagai kota.

Pagi itu puluhan anak-anak berebut kuas, bermain warna, mengecat dinding. Walau panas anak-anak terus mengecat dan mencorat-coret dinding.  Yang sedikit agak serius beberapa seniman dan pengurus sanggar merumuskan tema dari mural yang akan dibuat. Tersepakatilah bahwa temanya adalah tentang “PENDIDIKAN…. Pendidikan Murah.”

Dalam proses penggambaran, banyak ide, banyak hal baru yang muncul diluar dugaan…………

Awalnya kita mau mengekspose  “Pendidikan Murah Untuk Rakyat”, “Free Education For All”, “ Strong Children Strong Nation” akhirnya tulisan yang paling dominan dan mencolok porsinya menjadi  “Pendidikan Untuk Persahabatan” …….. Ketika di konfirmasi mengapa jargonnya “Pendidikan Untuk Persahabatan”,  menurut “Wiss” seniman yang berambut model head skin : …. Ya …. Pendidikan itu seharusnya untuk persahabatan …. bukan untuk mengalahkan atau untuk meng-exploitasi, baik manusia maupun alam. Tetapi hal ini, tetap merupakan hal yang baru menurut anak – anak….. Banyak anak-anak yang protes… “Pendidikan Untuk Pintar” cetus seorang anak.  Kontan saja “Bayu” seorang anak kelas dua SMP, dengan dandanan yang sangat Funky, ia langsung melukis “Buku Yang Dihiasi Sayap”, dan dalam buku tersebut ada tulisan “Buku Pintar” ……. menurutnya kalau mau pintar harus banyak baca.

Sebulan berlalu, mural-pun sudah kelihatan ide-nya. Walaupun masih perlu finishing di beberapa bagian. Secara garis besar “Mural Sepanjang  50 meter dan Lebar 5 meter” ini, ditengah-tengah dinding ada gambar logo Anak Tangguh. Disebelah kiri diisi  gambar suasana pedesaan dengan alamnya yang masih hijau, gunung, sawah, pohon kelapa dan petani yang nasionalis (memegang bendera merah putih). Sedangkan di bagian kanan gambar logo, digambarkan suasana kota yang hiruk pikuk dengan gedung-gedung bertingkat, super mall, Mc D, M-TV,  mobil, motor pesva dan suasana kota dan aroma kehidupan malam kota.

Menurut “Bayak”,  konsep gambar mural ini mencerminkan lokasi dan kondisi sanggar yang berada di desa tetapi juga dekat kota sebagai daerah urban, kemudian seharusnya bangsa ini harus dibangun secara berimbang antara pembangunan di kota dan di pedesaan. Negara yang kuat harus kuat pula pertaniannya.  Kota dan industrialisasi tidak dapat kita tolak, tetapi ekses atau dampak buruk dari pembangunan itu harus diwaspadai. Seperti salah satu tulisan “Say No To Drug”, “Budayakan Hidup Sehat”. Asap hitam yang menyesakan napas, yang biasanya dikeluarkan  oleh mobil, diganti oleh “Alit” salah seorang seniman yang ikut mensukseskan mural ini. Asap yang keluar dari mobil berupa bunga-bunga dengan warna yang meriah sebagai simbul seharusnya teknologi tersebut bersahabat dengan alam.

Kesan gambar anak-anak juga tetap terlihat, walau banyak kesan serius…. yaitu dengan lukisan balon terbang. Balon terbang dihiasi dengan gambar-gambar seperti lambang “GLOBE” sebagai simbol persahabatan internasional, dan respect with the earth … Cinta dan sayangi Ibu Pertiwi. Gambar balon dengan lukisan Love dan Peace sebagai lambang perdamaian dan cinta kasih. Dan simbul Anarki sebagai lambang rebelian terhadap pemiskinan dan pembodohan.

Terima kasih untuk Dion, Alit, Wiss. Bayak, Bung Saicu, Boby, Jesna, Gus Mank, Arie, Suratman dan segenap  aktivis “Pojok Comunity” dan seluruh seniman yang telah berkontribusi kreativitasnya,  sampai jam satu malam masih melukis ditemani semilir AC “angin carik”.  Your spirit, hard work, and your creativity are there ….. Please come for everybody who want to feel the spirit of social solidarity trough creativity.

Special thank for “Anik” jegeg atas partisifasinya dalam memfasilitasi anak anak menggambar mural, anak-anak sanggar miss u please come ……

Seorang seniman “Raka” dia masih bingung kenapa ada gambar anjing yang naik lampu sorot besar…….. ada yang bisa bantu please write your coment……

Big Hug

Adi


Responses

  1. Mantaaaaaaaaap!!!!!…..Lanjutkan….!!!warga negara indonesia yang kritis memang selalu dari pinggiran karena kita yang di pingiran yang menikmati semua efek jelak dari kemajuan negara yang tidak di imbangi pemerataan di seruh pelosok negeri ini.

    mudah2an Sanggar Anak Tangguh akan mencetak anak bangsa yang tangguh kelak demi kemajuan BALI khususnya dan bangsa ini secara umum.

    I do agree….
    STRONG CHILDREN STRONG NATION

    Semangat…

    PS.: Kalo ada kegiatan kasi info ya…Thanks…

  2. inti dari pendidikan anak-anak adalah memberi ruang,membebaskan kreatifitasnya supaya tak lagi dijajah oleh kurikulum2 pendidikan formal.

    maju terus deh atas tawaran pendidikan alternatifnya..


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: